Raja-Raja Penguasa Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur

Perkembangan kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur bisa diketahui dari sumber-sumber sejarah yang telah disebutkan sebelumnya. Adapun Raja yang memerintah kerajaan Medang Kamulan sebagai berikut dibawah ini:


  1. Mpu Sindok adalah raja pertama yang berkuasa di Mataram Kuno Jawa Timur yang berada di Tamwlang. Pada masa pemerintahanya muncul kitab agama Buddha yang berjudul Sang Hyang Kamahayanikan. 
  2. Pemerintahan Sri Isanatunggawijaya adalah putri Mpu Sindok yang memeluk Buddha, walau Mpu Sindok sendiri agama Hindu. Sri Isanatunggawijaya memerintah Medang Kamulan bersama suaminya Sri Lokapala.
  3. Sri Makutawangsawarddhana adalah anak dari Sri Isanatunggawijaya. Kerajaan Medang Kamulan menjadi aman & makmur dibawah pemerintahanya. Ia memiliki putri yang bernama Gunapriyadharmapatni atau Mahendratta menikah denan Udayana.
  4. Dharmawangsa Teguh, masa kekuasaanya terjadi pemberontakan oleh raja Wura-wuri sehingga kerajaan hancur dan terpecah-pecah. Dharmawangsa sendiri & pejabat keraton lainya tewas karena pemberontakan ini. Dharmawangsa dimakamkan di Wwatan Mas. Airlangga yang diiringi Narottama yang selamat dari pemberontakan dan melarikan diri ke hutan Wanagiri.
  5. Airlangga, pemerintahanya berhasil menyatukan kembali wilayah Medang Kamulan yang sebelumnya terpecah-pecah. Ibu kota pindah dari Tamwlang ke Kahuripan, pindah lagi ke Dahana. Kerajaan Medang Kamulan kembali pecah lagi menjadi dua yaitu kerajaan Kediri & Jenggala agar supaya tidak terjadi pemerangan besar dengan bantuan Mpu Barada. Kerajaan Kediri beribukota di Dahana dengan raja Samarawijaya anak dari Dharmawangsa Teguh. Kerajaan Jenggala dengan ibukota di Kahuripan dengan Raja Mapanji Garasakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Teori Masuknya Hindu-Buddha Indonesia

Teori Brahmana, Van leur mengemukakan teori brahmana, dimana dalam teori menyatakan bahwa yang menyebarkan agama Hindu adalah kaum brahmana....